Friday, July 5, 2013

Lovely Proposal

Title : Lovely Proposal
Author : Christina Juzwar
Publisher : Bentang Pustaka
Pages : 371
Rate : 3/5

Ini sudah keterlaluan. Mungkinkah Tuhan sedang mengujiku karena sejak kemarin aku begitu mendambakan pernikahan. Lalu sekarang, semua pria seakan-akan justru berlomba melamarku.Ya Tuhan, ada apa ini?

Sedangkan Mario pacarku, justru memutuskanku secara sepihak dan mendadak. Oh ..., ini benar-benar membuat dadaku sesak.

Padahal lamaran Mario lah yang kudambakan, dan cincin dari Mario-lah yang ingin kupakai di jari manisku.

Lalu yang menyedihkan lagi, semua terjadi di usiaku ke-31. Saat teman-teman sebayaku sudah berbahagia dengan suami dan anak-anak tercinta. Sedangkan aku, seorang Karla, masih bertanya-tanya, siapakah yang layak kuberikan satu cinta untuk selamanya?


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"La, cincin ini tidak bisa menunggu..."
"Karla, cincin ini sudah menunggu sangat lama..." 
Karla Adelia adalah seorang pengusaha muda pemilik salah satu kedai di daerah Kemang - Kedai Nona. Ia memiliki passion yang besar dalam Kedai Nona karena hobinya memasak. Bermodalkan resep dari sang nenek, Karla mencoba membangun Kedai Nona dan ternyata berhasil. Banyak yang datang berkunjung ke Kedai Nona, bukan saja untuk sekedar makan tetapi juga merayakan moment spesial mereka. Karla sukses menjadi pengusaha muda di bidang kuliner. Tapi, tidak begitu dengan kehidupan percintaan nya yang jauh dari kata berhasil. Karla merasa kalau kehidupan percintaannya selalu gagal.

Bukannya Karla tidak mempunyai pacar. Ia punya, bahagia, dan sudah merasa yakin dengan Mario - pacarnya. Karla begitu mengagumi Mario. Mereka bertemu berkat peran Evan, sahabat kental Karla. Kala itu, Karla merasa nyaman berada di hingar bingar pesta yang sebenarnya tidak ia sukai. Karla tidak suka pesta, apalagi suasana bising seperti klub. Tapi, apa daya, ia sudah berjanji untuk menemani Evan. Jadilah ia bertemu dengan Mario. Evan yang mencium hal ini pun langsung mengambil alih perannya menjadi mak comblang bagi Karla dan Mario. Yang baru Karla tahu belakangan adalah bahwa umur Karla terpaut lima tahun lebih tua dari Mario. Saat itu umur Karla 22 tahun sedangkan Mario masih duduk dibangku SMA. Meski kaget, tapi Karla meyakini perasaannya kepada Mario saat Karla mencapai 25 tahun dan Mario 20 tahun.

Karla dan Mario sudah menjalani hubungan mereka selama 5 tahun. Sejauh ini, hubungan mereka sangat lancar dan tanpa gangguan. Mario kini sudah memiliki meat shop yang didirikannya berkat usahanya sendiri. Meat shop milik Mario ini yang selalu rutin memasok kebutuhan daging di Kedai Nona. Bahkan, Mario sendiri yang mengantarkan daging pesanan Kedai Nona. Yap, sekalian bertemu Karla. Apa kabarnya Evan? Evan sangat baik dengan kehidupan playboy nya, selalu ada saat Karla kebingungan dan sekarang menyaingi Karla dengan membuka kafe Ice! Karla mulai gusar saat usia nya menyentuh 30 tahun tetapi Mario tak kunjung melamarnya dan Karla terlalu takut untuk membahas pernikahan dengan Mario. Hanya kepada Evan Karla bisa menceritakan kegusarannya. Dari mulai membeli majalah-majalah bridal style, baca artikel tentang menyelenggarakan pernikahan sampai akhirnya ia mengajak Evan untuk menghadiri Wedding Expo. Mencoba salah satu gaunnya, bahkan meminta Evan mengambil fotonya yang tengah mengenakan gaun pengantin di Wedding Expo. Poor Karla.. Hehe.

Tak disangka, setelahnya Mario melamar Karla di Kedai Nona. Karla begitu bahagia karena mimpinya akan segera terwujud. Berandai-andai dengan Mario, bahkan merencanakan masa depan mereka. Tapi, yang didapat setelahnya adalah Mario memutuskannya secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Karla begitu shock dan tidak terima dengan keputusan Mario. Sampai ia rela berlutut memohon kepada Mario agar Mario mau merubah keputusannya dan memulai dari awal lagi. Tapi, keputusan Mario sudah bulat. Tinggallah Karla yang patah hati dan Evan yang tak pernah lelah menghibur Karla, mendengarkan segala bentuk curhatnya Karla. Sampai Karla bertemu dengan Paul, salah satu Editor di majalah kuliner terkemuka. Meskipun awal pertemuan mereka kurang baik, Paul berhasil membawa Karla menjadi teman dekat. Tapi, hubungan mereka tidak berakhir baik karena ternyata Paul bukan orang yang baik.

Lalu muncul Charles, pelanggan Kedai Nona yang juga pewaris kerjaan bisnis Pacific Java Hotel. Charles begitu mengagumi Karla tapi terlalu takut untuk mendekatinya. Ia adalah orang yang kaku dan tidak mudah bergaul. Sampai akhirnya ia memberanikan diri untuk berkenalan dengan Karla. Perkenalan mereka membawa hubungan Charles dan Karla menjadi teman baik. Tapi sayang, Karla tidak pernah sedikit pun  melupakan Mario. Saat Karla mulai belajar hidup tanpa Mario, ia menemukan fakta bahwa Evan menyembunyikan sesuatu tentang Mario. Saat Karla nyaris putus asa dengan kehidupan percintaannya di umurnya yang ke 31, lamaran pernikahan datang kepadanya dari orang yang tidak disangka-sangka. Lalu, bagaimana dengan Mario? Fakta apa yang disembunyikan Evan? Dan bagaimana perasaan Karla saat mengetahui bahwa Charles menganggapnya lebih dari seorang teman dekat?

"Buat apa dihilangkan, La? Kita memang perlu hidup dengan kenangan, so we have something good to remember. Dengan kenangan akan orang yang kita cintai, kita bisa menghargai apa yang kita miliki dan menjalani hidup kita ke depan dengan tegar."
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pertama liat covernya menarik banget. Cangkir kopi dengan tulisan 'satu cinta untuk selamanya'. Tapi, begitu liat sinopsisnya, langsung nangkep kalo konflik yang dibuat penulis ga se simpel covernya. Hehe. Cerita ini tentang kekhawatiran wanita di usia yang sudah cukup matang, tetapi belum ada tanda-tanda untuk menikah. Padahal, pasangan sudah ada. Memang, memutuskan untuk menikah itu nggak semudah yang kita bayangkan. Buktinya, saat Karla sudah berpikir kalau hidupnya baik-baik saja dan akan berakhir bahagia dengan Mario, Mario malah memutuskannya. Everything can happened in last minutes. 

Jujur, kadang-kadang ceritanya agak membosankan. Beberapa kali saya melewatkan beberapa bagian cerita yang saya anggap kurang menarik. Tapi, untuk tema nya benar-benar menarik. Bagaimana kekhawatiran Karla dengan usianya yang sudah matang untuk membangun sebuah keluarga, bagaimana perasaan Karla saat merasa kalau hidupnya begitu rumit dan penuh kesialan. Melewatkan ulang tahun nggak lama setelah ia diputuskan Mario, memulai hari baru dengan menerima kehadiran orang-orang baru, bahkan bangkit dan fokus memajukan Kedai Nona. Saya rasa, sangat berat rasanya menjadi Karla. Karena, siapa sih yang nggak ketar-ketir di umur lewat dari 30 tahun dan berencana menikah tiba-tiba semua berantakan karena putus. Ckckck.

Btw, novel ini ditutup dengan ending yang nggak disangka-sangka. Karena diawal cerita dibuka dengan adegan dimana Karla tengah dilamar oleh dua orang pria yang tidak disebutkan namanya di Kedai Nona. Sedangkan di tengah cerita kita disuguhkan dengan konflik yang rumit. Datangnya dua orang baru dalam hidup Karla; Paul dan Charles. Di bagian ini, saya nggak berhenti menebak. Kira-kira, Karla bakalan milih siapa ya? Paul atau Charles? Atau apa Mario akan kembali lagi ke kehidupan Karla? Atau malah berakhir dengan Evan? Karena dari berbagai jenis novel yang mengangkat tema dimana si tokoh utama wanita sudah berhasil move on dengan orang baru, si pria datang kembali ke kehidupannya, merasa menyesal, bahkan berusaha memperbaiki hubungan mereka. Nah, konflik di novel ini adalah good point yang bisa mengcover kekurangan lainnya seperti, bahasa. Karena bahasa yang digunakan penulis disini bercampur antara bahasa baku dengan bahasa nggak baku yang dipakai dalam percakapan tokoh-tokohnya. 

So, sama siapa Karla akan berakhir? =] Cuma di Lovely Proposal kamu bakalan nemuin jawabannya. Hehe.

4 comments:

Prasasti Purbo said...

Halo, mbak Lina. Aku Sasti, salam kenal :)

Menurutku ceritanya terlalu mainstream mbak ..

Herlina Yuda A said...

Halooo sasti :)
Salam kenal juga...

Memang di tengah cerita agak membosankan sih.

Tp seperti yg saya bilang, berakhir dgn closure yang nggak disangka-sangka. hehe :)

Thanks for coming here and commenting ;p

Elisabeth Lie said...

baccarat online
baccarat online indonesia
casino online
casino online indonesia
live casino
live baccarat
live dealer
komisi rolling
judi online
live casino indonesia
komisi tanpa syarat

Toko Buku said...

Dapatkan penghasilan tambahan dari website atau blog Anda dengan bergabung dengan Pemasaran Afiliasi dari salah satu toko buku online Indonesia.
Dengan mereferensikan pengunjung website/blog Anda ke Belbuk.com melalui klik pada link afiliasi, dan apabila pengunjung tersebut berbelanja buku di website kami, maka Anda akan mendapatkan komisi penjualan sebesar 5% dari dari total pembelian. Tidak hanya itu, anda akan mendapatkan komisi secara terus-menerus dalam setiap pembelanjaannya, selama pelanggan tersebut mengakses dari komputer yang menyimpan cookie yang telah mengandung kode afiliasi Anda.

Bergabung sekarang juga: http://www.belbuk.com/afiliasi

Terimakasih.