Monday, December 31, 2012

Dear Friend With Love


Title : Dear Friend With Love "Bolehkah Aku Mencintaimu?"
Author : Nurilla Iryani
Publisher : Stiletto Books
Pages : 146
Rate : 3/5


Katanya, A guy and a girl can't be just friends. Benarkah? How about Karin and Rama?

Delapan tahun! Itu bukan waktu yang sebentar untuk menunggu. Tapi yang aku dapat selama ini justru semua cerita saat kamu jatuh cinta dengan puluhan wanita lain diluar sana. Puluhan wanita yang selalu berakhir membuatmu kecewa. Rama, sadarkah kamu, wanita yang nggak akan pernah mengecewakanmu justru berada di dekatmu selama ini? Aku. Sahabatmu tolol!

Satu diantara seribu alasan kenapa gue nyaman bersahabat dengan Karin adalah ketidakwarasannya membuat gue tetap waras di tengah gilanya kehidupan Jakarta. Ya, dia adalah teman adu tolol favorit gue. Oh iya, gue punya satu lagi alasan : dia cantik banget, man! Nggak malu-maluin buat diajak ke pesta kawinan kalau gue kebetulan sedang jomblo. Paket komplit!


"Tuyul!" seru pria itu ketika melihatku sudah berdiri di hadapannya.
       Perkenalkan, my hunny bunny sugar pie, Rama. Rama Adrian, lengkapnya. My lovely love.
But sadly, I'm not his love. I'm his forever best firend!

Karin dan Rama, sahabat sejak delapan tahun yang lalu. Saat mereka sama-sama bolos dari ospek dan sukses nyasar di kampus yang gedenya satu kelurahan. ;D Mereka ambil jurusan IT. Padahal sama-sama bolot dengan yang namanya komputer ataupun ilmu-ilmu yang nyangkut disana. Berdasarkan kesamaan-kesamaan itu, mereka jadi klop banget. Tapi rupanya, jurusan kuliah itu nggak berlaku saat mereka lulus. Rama kerja di broadcasting sedangkan Karin sebagai fashion line dan punya dua butik. 

Tapi yang Rama nggak tahu adalah, kalau Karin ternyata naksir Rama. Sedangkan Rama, sibuk memperkenalkan setiap pacar barunya ke Karin. Kelakuan Rama yang satu itu bikin Karin cuma bisa miris sendiri. Apalagi kalau Rama udah nyinggung tentang status single Karin. Sampe berpikiran kalau Karin itu lesbi. Sakit hati Karin maksimal pas Rama minta saran Karin untuk ngelamar si Cicit - Pacar Rama yang diyakini Rama adalah cinta terakhirnya (uhueeek). Sedangkan nasib percintaan Karin lagi sial karena mau dijodohin orangtuanya dengan Adam - teman SD nya sewaktu di negeri orang yang sering dia bully.

Semakin Rama menjadi, semakin Karin menghindar. Untung ada Adam - yang ternyata gantengnya kaya artis Rio Dewanto dan baiknya kayak malaikat. ;D Adam yang selalu jadi penghilang bete nya Karin karena Rama. Lama-lama Rama ngerasa kehilangan juga. Semakin lama Cicit merasa insecure dengan status Karin sebagai sahabat terdekat Rama.

Camar Biru


Title : Camar Biru
Author : Nilam Suri
Publisher : GagasMedia
Pages : 279 

Rate : 2/5


Aku membutuhkanmu.
Kau terasa tepat untukku. Pelukanmu serasi dengan hangat tubuhku.
Dan setiap bagian dari diriku sudah terlalu terbiasa dengan kehadiranmu -- dengan suaramu, dengan sentuhanmu, dengan aroma khas tubuhmu.
Dengan debaran yang terdengar seperti ketukan bermelodi saat kau menatapku penuh perhatian seperti itu.

Aku membutuhkanmu.
Ya cinta, ya waktumu. Dan kau sudah melihat jujur dan juga munafikku.
Bahkan disaat aku begitu yakin kau akan meninggalkanku, kau hanya menertawakan kecurigaanku dan merangkul bahuku.
Sungguh heran, setelah sekian tahun pun, kau masih bertahan disini, bersamaku.

Aku membutuhkanmu - dan bisa jadi... aku mencintaimu.
Tapi, aku belum akan mengakui ini padamu. Aku belum siap meruntuhkan bentengku dan membiarkanmu memiliki hatiku.


"Hari ini 10 tahun, Dith. So?"

"Namanya juga sumpah, nggak boleh dilanggar. So, let us get married."
"Let's."

Ya tuhaan....

Buku ini dibuka dengan kepastian janji Nina dan Adith untuk menikah setelah sepuluh tahun mereka membuat janji untuk menikahi satu sama lain kalo diantara mereka sama-sama belum punya pacar. Janji yang mereka buat saat sama-sama mabuk berat dan menandai sumpah mereka dengan dua camar biru yang dibuat nina dari kertas. 

Nina dan Adith adalah dua orang sahabat dari kecil. Rumah mereka bersebelahan. Selain mereka berdua ada dua orang lagi. Kakak-kakak mereka. Naren - Kakak Nina dan Sinar - Kakak Adhit. Jadilah mereka bermain berempat. Hubungan mereka terlalu akrab. Apapun yang mereka lakukan selalu bersama-sama dan kebiasaan itu berlangsung sampai mereka tumbuh dewasa. Sayangnya, sebuah kecelakaan yang menimpa Naren dan Nina harus memisahkan Naren dari mereka berempat. Sinar - yang sangat dekat dengan Naren lebih memilih studi keluar negeri untuk melupakan semua kesedihannya. Tinggallah Nina dan Adhit yang saling menguatkan satu sama lain. Apalagi kehadiran Nina yang dianggap oleh Ibunya adalah penyebab kematian Naren - anak kesayangannya. Sedangkan Ayahnya nggak bisa berbuat apa-apa untuk membela Nina.

Akhirnya, Nina memutuskan untuk keluar dari rumah dan menyewa sebuah apartemen yang cukup untuk dirinya sendiri. Setelah kematian Naren, Nina berubah total. Dari gadis manis yang suka dengan aksesoris yang warna-warni menjadi gadis pendiam yang kesepian dan banyak memendam kekecewaan. Selain Adhit ada Danish sebagai sahabat Nina. Dunia Nina hanya berputar dengan Adhit dan Danish. Walaupun ada mereka yang siap mendengarkan keluh kesah Nina, Nina lebih memilih untuk merasakan kesedihannya sendirian. Termasuk mimpi buruk yang selalu hadir saat ia tidur. Tentang kecelakaan yang ia alami bersama Naren, dan tentang hal lain yang ternyata adalah alasan sebenarnya mengapa Nina berubah.

Nah, balik lagi tentang permasalahan janji Nina dan Adith, mereka sepakat untuk married. Nggak mudah untuk Nina kembali kerumah orangtuanya untuk memberi kabar pernikahan mereka. Karena Ibunya sama sekali masih dingin dan tetap menyalahkan Nina atas kematian Naren. Sampai akhirnya, Nina nggak tahan lagi dan menangis sejadi-jadinya dan berjanji untuk berhenti merasa bersalah. Adith nggak tega ninggalin Nina sendirian di apartemennya memutuskan untuk menemani Nina. Sampai suatu tindakan Adith mengingatkan Nina sama mimpi buruknya setiap malam... membuat Adith begitu kaget dan marah setengah mati...

Apa mereka bakalan tetep ngelanjutin rencana marriednya? ;)

Thursday, November 29, 2012

Hello Goodbye


Title : HelloGoodbye
Author : Ayu Widya
Publisher : Qanita
Pages : 160
Rate : 4/5
Kini, aku yakin dimana titik awal itu. Di sini. Di tempat pertama kali aku melihat dia. Mungkin sekaligus tempat terakhir kali aku bisa melihatnya. Jadi, bagaimana aku harus menyapanya saat aku berdiri di titik akhir sekaligus titik awal ini? Hello? Goodbye? 
Hidup adalah rangkaian persimpangan, tempat manusia bertemu dan berpisah
Indah, seorang diplomat yang bertugas di KBRI Korea. Dia menikmati kesendiriannya. Tanpa ikatan, tanpa teman. Kala sebuah tugas mewajibkannya menjaga Abi, seorang pelaut Indonesia yang jatuh sakit di Korea, Indah keberatan. Apalagi Abi seorang pria yang menyebalkan, rewel, susah didekati, dan banyak tuntutan. Indah melakukan tugasnya setengah hati. Mencatat kondisi kesehatan Abi, berkonsultasi dengan dokter, dan mengawasi asupan obatnya. Bisa dibilang Indah sebagai Babysitter Abi yang tak mau mendengar semua saran dari dokter dan dirinya. Seakan pria itu memang ingin mati.

Indah tak sabar menunggu kedatangan kapal yang akan membawa Abi pergi dari hidupnya. Namun, lambat laun, kedua hati yang beku itu meleleh. Memunculkan luka-luka yang tersembunyi. Luka-luka yang kemudian mereka bagi dalam kesunyian. Dan tatkala hati mulai tertambat, perpisahan pun tak terelakkan... Akankan hidup mereka bersimpangan kembali? Ataukah perjumpaan mereka hanyalah persimpangan sementara yang takkan kembali?


Berhubung di cover belakangnya udah menjelaskan cerita, saya cuma mau kasih pendapat aja tentang buku ini. Hehe.

Nggak nyesel saya beli buku ini pas kemarin ada Indonesia Book Fair di Senayan. Hehe. Ceritanya begitu mengalir, bagus, dan menimbulkan kesan yang dalam (Apasih? :D ). Temanya klise tapi ceritanya bener-bener beda. Tentang dua orang yang dipertemukan takdir. Dari saling membenci, lalu membutuhkan dan ingin bersama. Jenis cinta yang nggak harus diungkapkan dengan pernyataan "I love you". Karena sepanjang cerita nggak ada kalimat itu satu pun. Whoaaaa, I love it!! Penulis bener-bener ngasih bahan bacaan yang beda dengan bahasanya yang halus dan mengalir. 

Berhubung ini novel adaptasi yang pemerannya udah jelas, jadi saya nggak perlu repot-repot mengembangkan imajinasi saya. Ehehe. Banyak quote yang saya suka dari buku ini. 
Saat ini kapal-kapal kami merapat di pelabuhan yang sama, tapi entah sampai kapan kami tetap bersama. Dunia ini sebuah samudera yang mahaluas, dan kapal-kapal berseliweran, berpotongan jalan. Kadang hanya bersimpangan tanpa kontak, kadang hanya membunyikan peluit, tetapi kadang juga sempat berlabuh di pelabuhan yang sama. Namun, semua hanya sementara, semua kapal punya tujuan yang ingin mereka capai. Bagaimana dengan aku?
Terlalu fokus sama tujuan suka bikin kita lupa nikmatin perjalanan. Menikmati perjalanan. Bagaimana kau bisa menikmati perjalanan kalau perjalanan itu bisa membuatmu melupakan tujuan? Tujuan yang sudah kau cita-citakan sejak dulu?

Kalo nge-rate di Goodreads, saya kasih 4/5.. Suka bangeeeeeeeet buku ini. Dengan baca buku ini saya udah bisa bayangin gimana filmnya. Haruss nonton! Hehe. 


Monday, November 12, 2012

Goodbye Happiness

Judul Buku : Goodbye Happiness
Penulis : Arini Putri
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 320 Halaman
Tahun Terbit: 2012




Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak, begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca, setiap langkah kita sesungguhnya hanya akan menuai luka.



Kau dan aku seperti tengah mencoba untuk membirukan senja yang selalu merah. Kita sama-sama berusaha, namun tidak bisa mengubah apa-apa. Senja tetap berwarna merah dan hatiku masih saja berkata tidak. Maka, berhenti dan renungkanlah ini semua sejenak. Tidak ada gunanya memaksa. Ini hanya akan membuatmu tersiksa dan aku menderita.



Lantas, kenapa kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita.




Krystal bukan termasuk anak yang populer di sekolah. Dia berteman dengan Mia dan Ara. Dua orang yang mulanya ia anggap sahabat, namun ternyata Mia dan Ara lebih dekat dari yang ia pikir. Karena Krystal selalu menjadi yang terakhir diberitahu tentang apa yang sedang terjadi diantara mereka. Lama-lama Krystal menganggap kalau "sahabat" nya itu hanya sebatas teman biasa. Lalu, Krystal seperti trauma dengan kata2 sahabat dan memiliki pemahaman lain tentang sahabat. 

Kemudian Skan datang begitu saja dalam hidupnya. Memberinya senyum "penghipnotis" dan berbagi mimpi. Tentang Skan yang ingin menjadi fotografer profesional dan Krystal yang ingin menjadi aktris dengan kemampuan akting yang baik. Skan memberinya nama Tink dari tokoh kartun Tinkerbell dan Skan sendiri adalah Peter Pan bagi Krystal. Mereka satu sama lain saling mendukung. Hingga tercipta dunia dimana hanya ada mereka berdua; Skan dan Krystal - Peter Pan dan Tinkerbell. Hidup Krystal bahkan hanya berpusat pada Skan, tidak ada Mia, Ara, ataupun yang lainnya. Skan begitu dekat dengan keluarga Krystal dan sudah dianggap menjadi bagian dari keluarga Krystal. Sampai saat kelulusan tiba, Krystal ternyata diterima di Chung-Ah University, Korea di Departemen Seni (eh bener gag sih? :D hehe). Skan marah karena Krystal sama sekali tidak memberi tahu Skan. Namun pada akhirnya, Skan juga mengajukan beasiswa di Universitas itu dengan fakultas yang berbeda dan diterima. Hingga akhirnya mereka berdua kuliah di Korea, dan mulailah berbagai konflik disana. 

Dari kampusnya tersebut ia akhirnya bergabung dengan NK Entertainment dan bertemu dengan Park Seung Ho. Seniornya yang telah memulai debutnya dan bersedia membantu apapun kesulitan Krystal di NK Entertainment. Skan pun diterima sebagai fotografer di majalah FAME dan dekat dengan salah satu modelnya. Seiring berjalannya waktu, Skan dan Krystal menjauh. Apa mereka bisa balik lagi seperti masa SMA dulu? Makanya beli.. Ehehe.



So let's review..

Ini karyanya Arini Putri yang kedua. Yang pertama judulnya Rain Over Me saya udah baca. Dan settingnya selalu di Korea. Pertama, liat covernya aja bener2 menarik hati ya? GagasMedia emang jago banget kalo bikin cover buku. Pasti bikin ngiler dan ujung2nya bikin kantong saya bolong. Hehe. Kedua, liat review nya di Goodreads banyak yang bilang kalo buku ini bagus. Jadilah saya beli ini buku.


Buat yang nggak suka Korea dan semua hal tentang Korea, skip ajahh.. Soalnya ini novel Korea banget.  Bener2 kayak saya lagi nonton drama Korea. Pas saya baca, Arini Putri bener2 bikin cerita yang ngalir. Alurnya rapi dan nggak bikin bingung walaupun ceritanya sempet flashback ke Masa SMA Krystal dan Skan. Chemistry antara Skan dan Krystal itu bener2 bikin saya geregetan. Dan analogi antara Peterpan dengan Tinkerbell itu lumayan terngiang-ngiang di kepala saya. Mereka jadi semacam ciri khas "goodbye happiness" ini. Jadi kalo denger Peterpan dan Tinkerbell langsung keinget buku ini. Hehe. Dari awal baca ceritanya udah mulai nyita emosi. Sampe ke tengah konfliknya tambah jadi sampe di ending cerita. Dua jempol deh buat konfliknya. :D


Penuturan cerita Arini Putri bikin saya jatuh cinta sama tulisannya. Tapi kalo bisa, saya nunggu2 nih karya Arini dengan setting negara lain atau mungkin dengan setting di Indonesia malah. ;)

Overall, saya suka ceritanya.. Tappiii...
  1. Karakter Krystal bener2 bikin gemes sampe kadang kesel sendiri. Itu kok bisa ya ada cewek selemah itu? Gemeesss sayaaa!!! :D
  2. Tapi walaupun settingnya di Korea, penulis nggak banyak ngejelasin hal yang menyangkut budaya Korea. 
  3. Gagas kenapa selalu ada typo siih di tiap bukunya? Kan ganggu banget. 
Jadi, kalo nge-rate di goodreads, saya kasih 3/5.. :D


Cheers,

Lina

Thursday, November 1, 2012

Doze Of Books ;)

Hellooow woorld...
Oktober kemarin banyak buku baru yang terbit ya? Dan semuanya bener-bener ngajakin miskin sebulan. 
Adduuuh kalo mampir toko buku rasanya pengen nginep aja disitu, baca gratisan buku-buku yang unyu-unyu itu. Nggak papa deh kalo disuruh nyapu atau ngepel itu toko buku asal bisa saya pinjem itu buku pulang kerumah. Ahaha. #mulaigila.


Dan dari begitu banyak buku yang saya pengen, akhirnya terbelilah 3 buku bulan kemarin... ;p Rencananya sih saya mau beli selusin, tapi apa daya kantong tak sampai. Jadinya cuma kebeli 3 deh. Berarti kurang 9 ya supaya jadi selusin? Doakan saya yaa!! ;p


Pengen cepet2 selesein ini semua.. ;p
Udah baca buku-buku itu beluum? Dari tiga buku itu saya paling pengen cepet nyelesein "The Tokyo Zodiac Murders". Soalnya baca di banyak resensi yang saya cari di google, katanya buku itu bagus banget, lebih bagus dari Sherlock Holmes. Ah tapi saya nggak tau pasti. Yang pasti saya pengen cepet baca dan selesein buku itu. Ehehe.


Kalo yang "Goodbye Happiness" itu karya keduanya Arini Putri. Kenapa saya pilih buku itu? Karena buku pertama dia yang Rain Over Me ceritanya nggak mengecewakan. Hehe. Jadi saya comot deh buku ini dari bukukita.com ;)



Yang terakhir, judulnya "My Boyfriend's Wedding Dress". Saya beli itu karena saya udah baca karya Kim Eun Joung yang sebelumnya. Judulnya "So, I Married The Anti-Fan". Lucuuu ceritanya, tapi juga sweet khasnya drama Korea. Jadi saya pikir, kayaknya buku dia yang ini juga bagus. Hehe.







Dan berhubung saya juga lagi keracunan drama Korea, imajinasinya jadi seru. Karena tokoh2nya kebayang pake artis Korea yang lucu2 dan imut2 itu. Ahaha #Labil. Maaf pemirsaah. Next time, kalo saya udah selese baca bukunya saya resensiin smeua deh. :D



Aaah, Selamat membacaaa!!! Senangnyaa. ;p







Cheers,



Lina ;)

Sunday, July 29, 2012

Ayahku (Bukan) Pembohong


Title : Ayahku (Bukan) Pembohong
Author : Tere-Liye
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Pages : 304
Rate : 4/5


Kapan kita terakhir kali memeluk Ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?

Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci Ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu di novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.

Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba di halam terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui Ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ya, seperti yang tertulis diatas, novel ini menceritakan tentang hubungan Ayah dan anaknya. Begitu eratnya hubungan mereka. Dam hidup sederhana dan dengan didikan yang disiplin dari Ayahnya serta kelembutan sang Ibu. Keluarga mereka adalah keluarga yang dihormati karena kesederhanaannya. Dam menganggap Ayahnya sebagai panutan hidupnya dan idolanya. Dam sangat senang mendengarkan dongeng-dongeng Ayah. Tanpa berpikir apakah itu benar atau memang hanya dongeng pengantar tidur. 

Ada beberapa dongeng yang diceritakan dalam novel ini. 


Pertama, cerita tentang sang kapten nomor sepuluh yang menjadi idola Dam. Ayah bercerita bahwa saat Ia menempuh pendidikan master hukum nya di luar negeri, saat itulah Ayah bertemu dengan sang Kapten yang masih berumur delapan tahun. Kala itu, sang Kapten bekerja sebagai pengantar sup yang sering dipesan Ayah. Ayahnya bilang, sang Kapten rajin berlatih tetapi hanya dengan menggunakan bola kasti karena tidak mampu membeli bola tendang yang bagus. Kemudian, sang kapten hendak mengikuti seleksi pemain sepak bola. Namun ia ditolak karena tinggi badannya tidak mencukupi standar. Pada akhirnya, Ayahnya Dam lah yang membantu sang Kapten mengikuti seleksi dan masuk klub tersebut.


Cerita Ayah tentang sang Kapten kemudian memotivasi Dam untuk menjadi anggota klub renang terbaik dikotanya walaupun harus bersaing dengan Jarjit yang sangat ia benci karena selalu mencari masalah dengannya. Daya juang Dam sangat besar untuk mencapai cita-citanya dan hidup dalam kesederhanaan seperti sang Kapten. Ia selalu bekerja keras untuk hidupnya, termasuk menjadi loper koran setiap pagi.


Kedua, cerita tentang lembah Bukhara. Lembah Bukhara awalnya adalah tempat yang subur dan lebat dengan hutan. Hingga suatu ketika, salah satu penduduk lembah tersebut menemukan tempat di dekat sungai mengandung banyak emas. Lama-lama, banyak penduduk yang tahu akan keberadaan emas tersebut. Mereka menggali terus menerus dan mengambil sebanyak-banyaknya emas yang ada disana, hingga lembah yang tadinya subur dan hijau menjadi ladang tandus dan air sulit didapat. Kemiskinan dan kelaparan pun terjadi. Banyak terjadi tindak kejahatan. Ketika itu datanglah Amir Khan yang baru pulang dari menuntut ilmu dan mendapati lembah itu menjadi daerah yang menyedihkan dan terisolasi. Beliau perlahan-lahan berusaha mengembalikan keadaan lembah Bukhara dengan menerapkan ilmu yang didapatnya dan mengajak penduduk lembah untuk berhenti mengeruk emas. Ia mengajarkan penduduk lembah cara bercocok tanam dengan baik dan dengan tekhnologi yang maju pada saat itu. Ayah Dam datang ke lembah Bukhara dalam salah satu pengembaraannya dan disambut dengan sangat baik oleh Amir Khan dan dijamu dengan sebutir apel emas yang hanya berbuah satu tahun sekali dan hanya ada satu buah.


Seiring dengan pertumbuhan Dam menjadi dewasa, ia mulai meragukan kebenaran cerita-cerita Ayahnya. Sampai ia menemukan dua buku dongeng di perpustakaan tentang lembah bukhara dan suku penguasa angin yang suka diceritakan Ayahnya. Ia menemukan berbagai pertanyaan yang bermunculan di benaknya yang terasa ganjil untuk diterima logika dan nalarnya. 


Saat Dam hendak menanyakan kebenaran cerita Ayah, ibunya sakit parah. Hingga ia tersadar, apakah cukup ia hidup dengan banyak dipenuhi dongeng yang sulit diterima logika dan nalarnya. Apakah selama ini ibunya hidup bahagia dengan segala kesederhanaan yang selalu Ayah tanamkan dalam keluarga mereka ? Sampai akhirnya ia berhenti mempercayai cerita Ayahnya dan merasa sangat marah. Ia berjanji tidak akan mendidik anak-anaknya dengan cara yang sama seperti Ayah. 


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Novel ini betul-betul menjelaskan kepada saya bahwa bagaimanapun Ayah saya mendidik  saya, itulah cara terbaiknya untuk menjadikan kita yang terbaik. Walaupun orang tua tak selalu benar dan anak tak selalu salah. Tapi, percayalah.. Orang tua hanya ingin yang terbaik untuk kita, untuk kehidupan kita. Bagaimanapun, kita harus menjaga orangtua kita dengan baik. Jangan sampai penyesalan yang pada akhirnya datang saat kita tidak lagi bisa melihat kedua orangtua kita.

Ya, pelajaran sederhana yang terkadang bisa kita sepelekan tanpa sadar. Karena terkadang kita masing-masing merasa paling benar. Begitu banyak pelajaran hidup dalam novel karya Tere Liye ini. 


Salah satu yang membekas di ingatan saya adalah tentang definisi kebahagiaan. 

"Itu pertanyaan terpenting Ayah. Apa hakikat sejati kebahagiaan hidup? Apa definisi kebahagiaan? Kenapa kita tiba-tiba merasa senang dengan sebuah hadiah, kabar baik, atau keberuntungan? Mengapa kita tiba-tiba sebaliknya merasa sedih dengan sebuah kejadian, kehilangan, atau sekadar kabar buruk? Kenapa hidup kita seperti dikendalikan sebuah benda yang bernama hati?...."
Dan jawabannya adalah..
 "......  Hakikat itu berasal dari hati kau sendiri. Bagaimana kau membersihkan dan melapangkan hati, bertahun-tahun berlatih, bertahun-tahun belajar membuat hati lebih lapang, lebih dalam, dan lebih bersih. Kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan sejati dari kabahagiaan yang datang dari luar hati kita. Hadiah mendadak, kabar baik, keberuntungan, harta benda yang datang, pangkat, jabatan, semua itu tidak hakiki. Itu datang dari luar. Saat semua itu hilang, dengan cepat hilang pula kebahagiaan. Sebaliknya rasa sedih, kehilangan, kabar buruk, nasib buruk, itu semua juga datang dari luar. Saat semua itu datang dan hatimu dangkal, hati kau keruh berkepanjangan."
"Berbeda halnya jika kau punya mata air sendiri di dalam hati. Mata air di dalam hati konkret Dam. Aman terlihat. Mata air itu menjadi sumber kebahagiaan tidak terkira. Bahkan ketika musuh kau mendapatkan kesenangan, keberuntungan, kau bisa ikut senang atas kabar baiknya, ikut berbahagia, karena hati kau lapang dan dalam. Sementara orang yang hatinya dangkal, sempit, tidak terlatih, bahkan ketika sahabat baiknya mendapatkan nasib baik, dia dengan segera iri hati dan gelisah. Padahal apa susahnya ikut senang."
 What a great definiton kan?!! Hehe. Buku ini wajib baca buat semua anak yang cinta orang tua nya. :)) Highly recommended for y'all. Saya rate 4/5 bintang. Really-really like it! Yeah. Dijamin bakalan nemu banyak arti kehidupan di buku ini yang bisa kita coba terapin di kehidupan kita sehari-hari. 


Love,



Linaaa :)

Saturday, June 23, 2012

Memori

Title : Memori
Author : Windry Ramadhina
Publisher : Gagas Media
Pages : 312
Rate : 4/5

Cinta itu egois, sayangku.
Dia tak akan mau berbagi.

Dan seringnnya, cinta bisa berubah jadi sesuatu yang jahat. Menyuruhmu berdusta, berkhianat, melepas hal terbaik dalam hidupmu. Kau tidak tahu sebesar apa taruhan yang sedang kau pasang atas nama cinta. Kau tidak tahu kebahagiaan siapa saja yang sedang berada diujung tanduk saat ini.

Kau buta dan tuli karena cinta. Kau pikir kau bisa dibuatnya bahagia selamanya. Harusnya kau ingat, tak pernah ada yang abadi di dunia--cinta juga tidak. Sebelum kau berhasil mencegah, semua yang kau miliki terlepas dari genggaman.

Kau pun terpuruk sendiri, menangisi cinta yang akhirnya memutuskan pergi.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mahoni, seorang arsitek yang berkarir di Virginia dengan bayaran dan karir yang cukup menjanjikan, terpaksa harus kembali ke Indonesia ketika Ayahnya meninggal akibat kecelakaan mobil bersama ibu tirinya, Grace. Grace, ibu tirinya yang selalu dianggap sebagai perusak kebahagiaan ia dan keluarga kecilnya. Saat ia tak cukup mengerti untuk menyadari bahwa Ayahnya yang bergandengan tangan dengan seorang wanita selain ibunya adalah suatu kesalahan besar dan saat ia tak cukup mengerti bahwa Grace yang menjemputnya adalah seseorang yang akan membuat dirinya benci setengah mati kepada Ayahnya. Ayah yang selalu dikaguminya. Ya, saat Grace akhirnya menikah dengan ayahnnya, Mahoni terpaksa pergi dari kehidupan Ayahnya, bersama Mae-Ibu kandungnya. 

Semula ia pikir tak butuh waktu lebih dari dua minggu untuk sekedar melayat mendiang Ayahnya. Tapi ternyata ada kejutan lain. Mahoni harus merawat Sigi - Adik tirinya yang masih bersekolah di SMA. Yang semula hanya 2 minggu, kini 2 bulan. Dan setelah dipikirkan lagi, setidaknya ia harus mengurus Sigi sampai Sigi kuliah. Pada saat yang bersamaan Mahoni kembali bertemu dengan Simon - Teman semasa kuliahnya yang ternyata juga memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Mahoni. Simon ternyata mendirikan perusahaan arsitektur bersama Sofia - kekasihnya, yang diberi nama MOSS. Mereka mengajak Mahoni untuk bergabung. Padahal Ray - teman kantor sekaligus teman dekatnya, sekaligus atasannya yang baru memberi tahu kalau ia akan merekrut Mahoni untuk ikut bekerja dalam timnya untuk Frank O. Gehry - Arsitek idolanya.

Bersama Sigi dalam satu atap disadari Mahoni ternyata tidak seburuk yang ia pikirkan. Sigi bersikap menerima dan menganggap Mahoni sebagai bagian dari keluarganya yang baru.  Bersama Sigi setidaknya masih mengingatkan Mahoni kalau ia masih punya keluarga. Disamping itu, hubungan Mahoni dengan Simon yang selalu sinis sangat intens. Mengingat Simon adalah partnernya sekarang. Bayang-bayang masa lalu mereka pun mulai muncul seiring dengan kedekatan Simon dan Mahoni.

So, apa Mahoni jadi mengambil tawaran Ray untuk ikut serta dalam proyek itu? Gimana juga hubungan Sigi dan Mahoni sebagai keluarga baru? Dan apa Mahoni bakalan balik sama Simon setelah ia tahu kalau masih ada Sofia sebagai kekasih Simon? Karena ia tidak mau menjadi seperti Grace... 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Okhaaay, let's review...
Ini buku keduanya Windry Ramadhina yang saya baca setelah Orange. Dan ternyata ceritanya bagus. Lagi-lagi saya membaca novel tentang keluarga dimana peranan dan kenangan Ayahnya begitu membekas di memori tokohnya... Novel mbak Windry yang ini begitu simpel tapi juga hangat.

Mengajarkan kita bagaimana menerima orang-orang yang tidak kita harapkan kehadirannya dalam hidup kita - suka atau tidak. Mengajarkan bagaimana kita harus bisa berdamai dengan masa lalu untuk meringankan langkah kaki kita. Mengajarkan bagaimana kita harus bisa memaafkan kesalahan keluarga kita. Karena tanpa kita sadari, mereka tersiksa dengan perlakuan kita yang menghindarinya. Bisa saja... Karena rasa sesak yang sangat dalam adalah penyesalan dan kerinduan tentang memori yang telah lalu.

Berhubung banyak banget istilah-istilah tentang arsitektur, saya pusing juga bacanya. hehe. Ditambah lagi ada aliran-aliran nya, tokoh-tokoh dalam dunia arsitektur, bingung saya bacanya mbak. ;p
Tapi pada akhirnya, saya seneng mendapati bagaimana endingnya. Kalo nge-rate di goodreads, saya kasih bintang 4 dari 5 bintang. I REALLY LIKE IT mbak Windry... :)

Ditunggu realisasinya bikin cerita tentang Rera and Diyan nyaa...!! Hehe.

Tuesday, June 19, 2012

Dimsum Terakhir

cover lama

Title : Dimsum Terakhir
Author : Clara Ng
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Pages : 361
Rate : 5/5


Empat perempuan kembar yang mempunyai empat kehidupan berbeda.
Empat masa depan yang membingungkan.
Empat rahasia masa lalu yang menghantui.
Dan satu usia biologis yang terus-menerus berdetik.

Siska Yuanita, Indah Pratidina, Rosi Liliani, dan Novera Kresnawati terpaksa harus pulang untuk mendampingi Ayah yang diprediksi tidak punya harapan hidup lagi. Mereka tidak pernah menyangka bahwa kesempatan berkumpul kembali ternyata mengubah segalanya. Pertanyaan-pertanyaan penting tentang kehidupan bermunculan, termasuk ketakutan, kecemasan, dan keangkuhan mengakui bahwa kehidupan dan kematian hanyalah sekadar garis tipis.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Dari sinopsisnya aja udah bikin saya penasaran. Hehe. Okee, mulai review...

Cerita Clara Ng ini bermula saat Ayah dari empat kembar tersebut terserang stroke dan ternyata ada kanker juga yang sudah memasuki stadium lanjut sedangkan Ibu mereka telah lama meninggal. Masalah ini mengharuskan empat bersaudara tersebut berkumpul untuk mengurus Ayahnya. Yang paling dekat dengan rumah Ayahnya adalah Indah. Sedangkan tiga saudari kembarnya terpencar-pencar. Siska hidup di Singapura dan selalu sibuk mengurus perusahaannya. Rosi sibuk mengurus kebun bunga mawarnya dan Novera menjadi guru di Yogyakarta. Sulit bagi Indah mengumpulkan saudari-saudarinya karena masing-masing bertahan dengan kehidupannya dan menganggap ringan penyakit Ayah mereka karena Ayah mereka sudah berkali-kali sakit dan terbukti masih sanggup bertahan sampai sekarang.

Siska berkepribadian keras, percaya diri dan selalu tau apa yang dia mau. Indah, memiliki sifat tegas tapi terkadang gagap dan dia yang bisa merekatkan empat kembar ini. Rosi, adalah seseorang dengan sifat ceria, tapi juga adalah seorang yang merasa bahwa jiwanya laki-laki tetapi terperangkap dalam tubuh perempuannya. Sedangkan Novera adalah yang paling kecil dengan sifat yang tenang namun keras kepala. Tidak meudah menyatukan mereka dan bahu membahu untuk merawat ayahnya. Karena mereka memiliki kehidupan masing-masing yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja, disamping sifat mereka yang berbeda satu sama lain yang seringnya malah memicu pertengkaran.

Namun seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka bersatu demi menemani Ayah mereka dengan masalah mereka masing-masing. Siska yang perusahaannya terancam bangkrut, Indah yang hamil diluar nikah oleh seorang Pastor, Rosi yang mengalami penyimpangan seksual dan Novera yang hendak memutuskan untuk menjadi biarawati. Bersama-sama mereka bergantian jadwal untuk menjaga Ayah mereka di rumah sakit. Saat kebingungan dan berbagai kemungkinan mereka hadapi, saat itulah mereka peduli satu sama lain. Berbagi rahasia dan berbagi pengertian dan penerimaan keberadaan masing-masing. Karena mereka, adalah keluarga. Bersamaan dengan itu, Ayah mereka menginginkan agar mereka bisa menikah sebelum Ia meninggal. 

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
cover baru
Okhaay, saya mau komentar pemirsaah.. hehe.

Ini pertama kalinya saya baca novelnya Clara Ng. Banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil dari sini. Setting ceritanya dengan kebudayaan Cina di sana-sini. Kebudayaan yang mengajarkan untuk selalu setia menjalankan adat-istiadat yang diwariskan oleh leluhur mereka. Ada saat-saat penulis menceritakan bagaimana kepemimpinan Indonesia ketika zaman orde lama, bagaimana etnis keturunan cina menjadi minoritas dan terbelenggu peraturan pemerintah yang begitu ketat. Melarang penggunaan nama-nama asli Cina mereka dan menyamarkannya menjadi Nama Indonesia, zaman-zaman penjarahan saat peralihan dari orde lama ke orde baru, pengakuan menjadi warga negara Indonesia yang sulit didapat, dan lain sebagainya. Novel ini ngasih semua penjelasan tentang itu. Bener-bener WOOWW!! Hehe.

Kemudian problem masing-masing tokoh yang bener-bener njelimet. Siska yang mandiri dan terbiasa berdamai dengan keadaan. Disaat orang-orang masih mempertanyakan penyebab, Siska sudah melangkah lebih dulu untuk mencari solusinya. Indah yang hamil diluar nikah oleh seorang Pastor. Di saat-saat Pastor itu tidak bisa bertanggung jawab, Indah harus memutuskan apakah ia harus menjaga bayinya atau justru memperjuangkannya dan merawatnya sendirian sebagai single parent. Rosi yang selalu berhasil menutupi kekacauan jiwanya karena merasa terlahir dalam tubuh yang salah. Dia berusaha untuk selalu terlihat ceria. Dan Novera yang mengalami tumor dalam rahimnya dan terpaksa harus mengalami operasi pengangkatan rahim yang praktis menjebloskannya kedalam kegelapan.

Bener-bener dilema. Saat itu juga mereka harus merawat dan menyenangkan hati Ayah mereka yang diprediksi sudah tidak punya harapan hidup. Ada bagian-bagian yang bikin saya bisa nangis, saat Ayah mereka berbicara dengan mereka masing-masing, saat Ayah mereka ternyata sempat bertemu dengan masing-masing orang yang penting dengan empat kembar itu, dan saat masa lalu diputar secara acak oleh penulis. Baru kali ini saya nemu buku yang bener-bener ngaduk2 perasaan. Kita bisa ngerasain gimana peran Siska sebagai kakak pertama, gimana Indah berusaha merekatkan mereka diawal cerita dan usaha Indah untuk memutuskan pilihan masa depannya, gimana kesepiannya Rosi karena nggak ada satupun keluarganya yang bisa diajak bicara untuk mengungkap jati dirinya, dan gimana sedihnya Novera karena kehilangan rahimnya di usia muda.

Dan yang paling penting adalah, bagaimana peran Nung Atasana sebagai Ayah mereka. Bagaimana dia membanggakan keempat putrinya, bagaimana dia menerima kekurangan anak-anaknya dan belajar memahami jalan pikiran keempat putrinya. Bagaimana Nung mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya, bener-bener bikin saya nangis lagi pas posting review ini. :'(

Disini kita bisa belajar arti sebuah keluarga. Arti menyayangi dan menjaga keutuhan keluarga. Bagaimana arti menerima dan memahami keberadaan anggota keluarga kita apapun kekurangan dan kelebihannya. Karena keluarga adalah rumah kita. Akhir pencarian jati diri kita, dan tempat dimana kehangatan dan kenyamanan tidak akan pernah sama dengan keindahan dunia luar.

So, novel ini saya kasih 5 bintang!!! Hehe.
A must read!!!

Tuesday, May 8, 2012

Divortiare



Title : Divortiare
Author : Ika Natassa
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Pages : 288
Rate : 4/5

Commitment is a funny thing, you know? It's almost like getting a tattoo. You think and you think and you think and you think before you get one. And once you get one, it sticks to you hard and deep.

"Jadi lebih penting punya Furla baru daripada ngilangin nama mantan laki lo dari dada lo?"

Pernah nonton Red Dragon? Aku masih ingat satu adegan saat Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins melihat bekas luka peluru di dada detektif Will Graham (Edward Norton), dan berkata, "Our scar has a way to remind us that the past is real."

Tapi kemudian mungkin kita tiba di satu titik ketika yang ada hanya kebencian luar biasa ketika melihat tato itu, and all you wanna do is get rid of it. So then you did.

Alexandra, 27 tahun, workaholic banker penikmat hidup yang seharusnya punya masa depan cerah. Harusnya. Sampai ia bercerai dan merasa dirinya damaged good. Percaya bahwa kita hanya bisa disakiti oleh orang yang kita cintai, jadi membenci selalu jadi pilihan yang benar.

Little did she know that fate has a way of changing just when she doesn't want it too.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Disini diceritain kalo Alexandra pernah menikah dengan Beno yang berprofesi sebagai seorang Dokter bedah jantung yang sangat sibuk. Tuntutan akan perkerjaannya membuatnya sering meninggalkan Lexy - panggilan akrab Alexndra, dan membuat Lexy merasa dinomor duakan. Pada awalnya, perkawinan mungkin terasa sangat indah. Dan tentang tato itu adalah tato bertuliskan nama Beno yang dibuat pada saat mereka berbulan madu. Namun, seiring dengan kesibukan masing-masing, satu sama lain semakin menjauh. Dingin dan hambar. Lexy mencoba untuk mengerti Beno. Tapi Beno memiliki alasan tersendiri untuk menjaga pasien-pasiennya. Sampai Lexy tidak tahan lagi dan akhirnya ia memutuskan untuk bercerai dengan Beno. Dan yang paling disesalkan Lexy adalah sikap Beno yang terlalu pasrah dan nggak ada usaha buat mempertahankan rumah tangga mereka. Akhirnya, perceraian pun terjadi.

Setelah bercerai, Lexy di apartemennya dengan Wina - Sahabatnya. Wina yang membantu Lexy untuk move on dari Beno bahkan menjodoh-jodohkannya dengan teman-teman pria nya. Tapi sulit untuk Lexy melakukannya karena dia masih membutuhkan Beno sebagai dokter pribadinya. Sampai ia bertemu dengan Deny, teman kuliahnya sewaktu di Australia, berkat Wina. Lexy merasa Deny bisa mengerti kemauannya. Nggak jarang dia mebanding-bandingkannya dengan Beno. Deny sangat pengertian, terlalu baik malah. Dan Lexy merasa nyaman dengan status "Kakak-Adiknya" sama Deny. Karena Lexy masih trauma dengan pernikahan. Deny meyakinkan Lexy bahwa ia bisa membuatnya bahagia dan akhirnya mereka menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih. 

Hingga suatu peristiwa membuatnya tersadar ada sisi lain Beno yang nggak pernah dia pahami selama menikah, But Deny is Perfect!!! Deny kemudian mengenalkan Lexy kepada ibu dan kakaknya. Ditambah lagi promosi jabatannya yang mengharuskannya untuk bekerja di New York selama 2 bulan. Hal itu membuat Deny ingin segera meresmikan hubungannya dengan Lexy. Tapi Lexy malah bingung menjawabnya...

Hayoo siapa yang dipilih Lexy?


Let's reviewww :)

Ini novel kedua Ika Natassa. Yang pertamanya judulnya A Very Yuppy Wedding. Pertama baca novelnya Ika, saya langsung suka sama bahasanya. Blak-blakan dan ngalir gitu aja. Satu yang jadi ciri khas ceritanya dia, selalu ada unsur jawa kuno nya. Masing-masing tokohnya kebanyakan turunan Jawa ningrat yang anaknya lahir dengan campuran pergaulan modern. Satu yang saya garis bawahin di novel-novelnya dia, walaupun tokohnya hidup dengan pergaulan modern tapi kelakuannya masih dalam batas kewajaran. :)

Novel yang ini nggak kalah bagus konfliknya sama A Very Yuppy Wedding. Karena gimana nggak?! selalu ada keragu-raguan di saat semua orang pasti menebak ending yang bahagia. Meskipun buku ini dalam "restricted area" untuk orang dewasa, tapi isinya bisa dibaca oleh yang belum menikah. Ehehe. Bisa cukup dijadiin pelajaran untuk lebih hati2 dalam mengambil keputusan besar dalam hidup kita.

Sunday, April 29, 2012

I For You

Penerbit : GagasMedia

Penulis : Orizuka

ISBN : 9797805549

Halaman : 384

Harga : 47.000


Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas diingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku.nKau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang istimewa bagiku.

Tnda-tanda nya sudah jelas: Aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit untuk kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal.
Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu...

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

I For You karya Orizuka bercerita tentang kehidupan cinta dalam konteks masa remaja, yaitu masa SMA. Benjamin Andrews (Benji) dan Princessa Setiawan (Cessa) adalah pasangan ideal khas anak remaja metropolitan. Sama-sama berasal dari keluarga kaya, sama-sama sempurna karena yang satu tampan dan yang satunya cantik. Semua anak di SMA itu melihat mereka sebagai pasangan yang sempurna. Mereka bersama-sama sejak 17 tahun yang lalu - sejak mereka berdua dilahirkan. Teman-teman mereka pikir hidup Cessa layaknya putri yang sulit untuk dijangkau oleh siapapun. Dimana ada Cessa, disitu ada Benji. Atau sebaliknya. Saat ada tugas kelompok pun mereka selalu bersama-sama. Tapi, kali ini dalam kelompok Biologi, guru mereka memisahkan mereka. Karena Beliau menganggap kalau mereka disatukan dalam satu kelompok, nilai mereka nggak tertolong. Cessa dengan Surya, dan Benji dengan Sasha.

Walaupun awalnya Benji nggak setuju, akhirnya Cessa berpasangan dengan Surya - teman sekelasnya yang pintar tapi kurang mampu. Dan Cessa terang-terangan membenci orang miskin. Dia pikir, semua orang miskin sama - Tidak berguna. Tapi mengenal Surya membuat pandangannya terhadap orang miskin berubah. Lama-lama Cessa tertarik dengan Surya. Cessa akhirnya sering mengikuti Surya ke perpustakaan. Surya memberikan banyak pengetahuan yang membuat Cessa terkagum-kagum. Dan sampai akhirnya Cessa sadar kalau dia menyukai Surya. Sedangkan Benji yang terpaksa mengizinkan Cessa untuk dekat dengan Surya, jadi nggak ada kerjaan selain nungguin Cessa di depan perpustakaan karena Benji alergi debu. Sampai suatu ketika Benji iseng ke kantin, bertemu Bulan yang ternyata murid berprestasi di bidang olahraga panahan. Bertemu dengan Bulan memberi Benji kesibukan baru - menonton Bulan berlatih memanah. Dan ternyata, Bulan adalah adiknya Surya. 

Masing-masing dari mereka mencoba untuk menjalani hubungan dengan status "pacaran" - Cessa dengan Surya dan Benji dengan Bulan. Dengan Surya, Cessa bisa merasa jadi orang yang normal. Bisa mulai bergaul dengan teman-teman sekelasnya yang lain. Tapi saat ia cedera ringan dalam pelajaran olahraga, Benji berlari kearahnya dengan sangat panik dan menggendongnya ke kelas. Padahal Surya ada disitu. Saat Surya benar-benar bingung dan marah besar, Cessa memintanya untuk percaya padanya dan Benji memintanya untuk menerima kehadiran Benji jika Surya tetap ingin dengan Cessa. 

Gimana reaksi Surya? Gimana juga dengan nasib Bulan? Kisah mereka rumit tanpa ada penjelasan sedikitpun dari pihak Cessa dan Benji...


Okhaaay, Let's review agaaain guys!!! Hehe.
Sampai sinopsis paragraf terakhir itu, pasti kamu bingung kan? Gimana bisa  kita pacaran tapi harus terima paket lengkap berupa teman dekat pasangan kita yang berpotensi jadi saingan kita? Gimana bisa? Susah kan?

Disinilah bagusnya buku ini. Kalo kamu mau tau apa alasannya Benji untuk memaksa Surya menerima kehadirannya jika Surya tetap ingin dengan Cessa, kamu harus baca bukunya. Ehehehe.

Novel karya Orizuka yang ini bener-bener ngasih pelajaran berharga, kadang apa yang kita pikir tentang orang lain itu nggak selamanya sama dengan apa yang mereka alami. Setiap orang mebawa masa lalunya masing-masing. Semua orang memiliki alasan masing-masing atas apa yang membentuk pribadinya menjadi seperti sekarang. Dan mungkin mereka nggak menghendaki atas apa yang mereka rasakan dan miliki. Jadi harus pinter-pinternya kita aja untuk menempatkan penilaian kita. 

Dan Orizuka sukses bikin saya addicted sama karya-karyanya. Karena ceritanya sederhana, tapi sarat makna. Diambil dari kehidupan anak SMA yang mungkin bagi orang-orang dewasa ceritanya kurang menarik, tapi buat saya bener-bener ada yang bisa menjadi manfaat dan diterapkan di kehidupan kita sehari-hari.

Four thumbs up untuk Orizuka, saya tunggu yaa karya-karya selanjutnyaaa... Untuk pelajaran yang lebih rumit lagi, untuk konflik yang lebih menantang lagiii. Hehee.




Monday, April 2, 2012

Good Fight

Dia tak benar-benar mencintaimu, kau dan aku sama-sama tahu itu. Dibawakannya kau bunga, tetapi bukan kesukaanmu. Digenggamnya jemarimu, tetapi tidak cukup mesra. Dia mencium bibir indahmu, lalu cepat-cepat menyudahinya.

Puaskah kau dengan cinta seperti itu? Sampai kapan kau terus duduk disitu, menunggu dia berbalik menginginimu?

Berhentilah mengabaikanku. Tak bisakah kau memberiku kesempatan juga? Lirik aku sebentar saja. Dengarkan aku sebentar saja. Biar aku buat kau percaya, hanya aku yang bisa membuatmu bahagia. 

Hanya aku-bukan dia.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Let's review again guuyss... :)

Ini novel terbaru dari Christian Simamora.
Ceritanya tentang Jet dan Tere, rekan satu kantor di majalah lifestyle Mascara dan Manner. Jadi kalo Mascara khusus untuk wanita dewasa, sedangkan Manner untuk Pria nya. Jet sebagai fotografer dan Tere sebagai Fashion Editor untuk Mascara. Semua orang di kantor The Tiara, tempat Mascara dan Manner bernaung udah tau kalo Jet dan Tere itu musuh abadi, kayak anjing dan kucing, air dan minyak, atau apalah istilahnya karena mereka berdua nggak pernah akur. 

Sampai suatu ketika Jet berikeras mengantar Tere pulang satelah menghadiri suatu pesta. Dari situlah mereka membuka rahasia mereka yang ternyata masing-masing adalah orang ketiga dalam suatu hubungan, alias selingkuhan, alias simpenan. Akhirnya, setelah ngerasa capek jadi orang ketiga, mereka mulai menyadari ketertarikan satu sama lain. And then, jadian. Tapi, mereka nggak nanya status relationship masing2. Apakah masi jadi selingkuhan atau udah bener2 move on dari selingkuhannya. Dan disaat yang nggak diduga2, pacar Jet datang dan semuanya kacau... Tere ngerasa dikhianatin, diboongin, dan dikibulin (apasih? sama aja artinya ya? hehe). 

Stop sampe sini ya bocorannya.

:)

Novel Christian yang ini kayaknya menurut saya agak kurang efektif sama halaman bukunya. Ada beberapa bagian cerita yang menurut saya kurang penting untuk ditampilin. Kayak gimana hubungan Rian sebagai gay dan cowoknya Dani, yang juga temen sekantornya. Lalu munculnya lagi tokoh Sammy sebagai rebound nya Tere dimana porsinya itu sangat2 sedikit. Apa setiap orang putus cinta harus ada tokoh pelariannya?

Dan terkadang saya nemu kata2 yang salah ketik. Mungkin buat sebagian orang ini nggak terlalu mengganggu. Tapi buat saya, lumayan bikin nggak nyaman. Hehe. Sowwryy... Oia, berhubung ini novel dewasa, banyak bagian2 dangerous yang ngegambarin pergaulan bebas. Dan buat kamu yang punya hidup lurus2 aja, jangan kaget kalo penulis ngegambarin dengan detail bagaimana sesama jenis berinteraksi dengan orientasi yang udah menyimpang. 

Nah satu hal lagi, berhubung settingnya di kantor majalah lifestyle, kamu bakalan nemuin banyaaaak banget item baju yang branded- dan saya nggak ngerti bentuknya kayak apa. Hahaha, maklum... saya bukan fashionista yang hafal banget merk dan harga baju yang bakalan ngajak miskin. Tapi lumayan lah buat pengetahuan kita tentang fashion, lifestyle dan pernak-perniknya.

So, kalo saya kasih rate, dua bintang aja... Hehe.

Sunday, April 1, 2012

Beautiful Mistake, Biarkan Aku Jatuh Cinta


Mencintaimu bukanlah sesuatu yang kuharapkan terjadi.

Aku tak ingin harapan datang lagi, berkunjung di hati, diam beberapa waktu, lalu meninggalkanku dalam kesedihan berlipat-lipat.

Aku tahu ini pasti kesalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi.

Tapi kau hanya memelukku tanpa suara. Menggenggam tanganku erat seolah tak ingin melepasnya lagi. Dan sebelum aku berhasil menyangkal cintamu lagi, aku menyadari kau meninggalkan sesuatu di tanganku. Sesuatu yang kukenali sebagai... harapan.

Dan kali ini, aku ingin menggenggamnya, memilikinya sekalipun seandainya itu salah.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Let's review... :)

Novel ini ceritanya dari dua pengarang : Syefriana Khairil dan Prisca Primasari yang bikin dua cerita dengan setting tempat berbeda dan alur yang beda banget tapi dengan satu maksud dan tujuan yaitu tentang harapan dan mimpi. Lagi-lagi cerita dengan tema ini sukses bikin saya cukup nelangsa... Hehe.

Syefriana ngambil setting di Bali dengan tokoh Nadine dan Fajar. Bagaimana Nadine saat patah hati bertemu dengan Fajar yang ternyata adalah seorang duda karena istrinya meninggal beberapa tahun lalu. Fajar merasa bersama Nadine adalah suatu kesalahan karena mengkhianati almarhum istrinya. Dan ia mencoba membuang jauh-jauh harapannya. Tapi ia ingin bermimpi dan memiliki lagi harapannya yang terbawa bersama kepergian Mia. Fajar ingin hidup selayaknya manusia yang benar-benar hidup. Karena Fajar selalu terpaku dengan masa lalu, dan Nadine yang berusaha keras meyakinkan Fajar agar percaya padanya untuk bersama mewujudkan mimpi dan harapan mereka.

Sekian banyak baca novelnya Syefriana, tetep yang saya jagoin adalah Coming Home... Hehe. Di novel yang ini rasa-rasanya ceritanya kurang real. Selain itu juga, mungkin karena memang ceritanya pendek, makanya saya agak-agak bingung karena tau2 udah ada dibagian cerita yang lain. Rasanya kayak ada the missing part of the story.. Hehe. Sok tau ya? Maaf. :)

Tapi novel ini tetep khas gaya ceritanya Syefriana. Satu quote yang bagus dari novel ini adalah "Do what you wanna do. Choose your own happiness. Work hard for it. And you deserve it." Asli, ngena banget quotenya... Hhe.

Dan kalau Prisca, ngambil setting di Jepang... dengan tokoh utamanya Akai Fukue dan Yuki. Akai bermimpi menjadi pianis dan Yuki menjadi penulis. Namun mimpi keduanya ternyata harus dikubur karena Akai akhirnya memilih meneruskan bisnis kafe ayahnya karena Ayahnya mengidap kanker sedangkan Yuki karena tidak bisa bersosialisasi, yang tentu saja bertolak belakang dengan keharusan dari pihak penerbit agar ia mau melakukan banyak promosi. Dan itu artinya, dia harus berbicara di depan orang banyak. Yuki tidak bisa melakukannya. Kejadian traumatis di masa kecilnya membuatnya menjadi orang yang sulit bergaul dan memilih lebih baik diam. Sedangkan Akai, begitu gemas melihat Yuki yang sulit untuk bicara di depan orang banyak. Akai berusaha keras membantu Yuki. Saat Akai bertemu dengan Revel Sensei, guru piano Yuki yang juga merupakan gurunya di Rusia saat bersekolah disana, Akai menemukan bahwa dirinya begitu ingin kembali kedunianya yang dulu. Namun kenyataan bahwa ayahnya sakit dan ketakutan akan kehilangan ayahnya membuat Akai ragu.

Walaupun baru pertama baca karyanya Prisca, saya udah suka sama ceritanya yang ini. As we know, selalu ada unsur setting Rusia di cerita novel-novelnya. Yang judulnya Eclair belum saya beli, tapi akan menyusul segera!!! Hehee.


Overall, novel ini bagus... Ya ambil positifnya adalah kita harus bisa mengenyahkan masa lalu yang menjerat langkah kaki kita secara kita sadar atau nggak. Karena masa lalu seharusnya jadi pelajaran bukan dipelihara menjadi suatu hal yang bikin kita nggak bisa ngapa2in alias stuck di tempat. Tapi kita harus move on dan bisa mewujudkan apa yang jadi impian kita. Hehe.