Sunday, April 29, 2012

I For You

Penerbit : GagasMedia

Penulis : Orizuka

ISBN : 9797805549

Halaman : 384

Harga : 47.000


Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas diingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku.nKau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang istimewa bagiku.

Tnda-tanda nya sudah jelas: Aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit untuk kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal.
Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu...

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

I For You karya Orizuka bercerita tentang kehidupan cinta dalam konteks masa remaja, yaitu masa SMA. Benjamin Andrews (Benji) dan Princessa Setiawan (Cessa) adalah pasangan ideal khas anak remaja metropolitan. Sama-sama berasal dari keluarga kaya, sama-sama sempurna karena yang satu tampan dan yang satunya cantik. Semua anak di SMA itu melihat mereka sebagai pasangan yang sempurna. Mereka bersama-sama sejak 17 tahun yang lalu - sejak mereka berdua dilahirkan. Teman-teman mereka pikir hidup Cessa layaknya putri yang sulit untuk dijangkau oleh siapapun. Dimana ada Cessa, disitu ada Benji. Atau sebaliknya. Saat ada tugas kelompok pun mereka selalu bersama-sama. Tapi, kali ini dalam kelompok Biologi, guru mereka memisahkan mereka. Karena Beliau menganggap kalau mereka disatukan dalam satu kelompok, nilai mereka nggak tertolong. Cessa dengan Surya, dan Benji dengan Sasha.

Walaupun awalnya Benji nggak setuju, akhirnya Cessa berpasangan dengan Surya - teman sekelasnya yang pintar tapi kurang mampu. Dan Cessa terang-terangan membenci orang miskin. Dia pikir, semua orang miskin sama - Tidak berguna. Tapi mengenal Surya membuat pandangannya terhadap orang miskin berubah. Lama-lama Cessa tertarik dengan Surya. Cessa akhirnya sering mengikuti Surya ke perpustakaan. Surya memberikan banyak pengetahuan yang membuat Cessa terkagum-kagum. Dan sampai akhirnya Cessa sadar kalau dia menyukai Surya. Sedangkan Benji yang terpaksa mengizinkan Cessa untuk dekat dengan Surya, jadi nggak ada kerjaan selain nungguin Cessa di depan perpustakaan karena Benji alergi debu. Sampai suatu ketika Benji iseng ke kantin, bertemu Bulan yang ternyata murid berprestasi di bidang olahraga panahan. Bertemu dengan Bulan memberi Benji kesibukan baru - menonton Bulan berlatih memanah. Dan ternyata, Bulan adalah adiknya Surya. 

Masing-masing dari mereka mencoba untuk menjalani hubungan dengan status "pacaran" - Cessa dengan Surya dan Benji dengan Bulan. Dengan Surya, Cessa bisa merasa jadi orang yang normal. Bisa mulai bergaul dengan teman-teman sekelasnya yang lain. Tapi saat ia cedera ringan dalam pelajaran olahraga, Benji berlari kearahnya dengan sangat panik dan menggendongnya ke kelas. Padahal Surya ada disitu. Saat Surya benar-benar bingung dan marah besar, Cessa memintanya untuk percaya padanya dan Benji memintanya untuk menerima kehadiran Benji jika Surya tetap ingin dengan Cessa. 

Gimana reaksi Surya? Gimana juga dengan nasib Bulan? Kisah mereka rumit tanpa ada penjelasan sedikitpun dari pihak Cessa dan Benji...


Okhaaay, Let's review agaaain guys!!! Hehe.
Sampai sinopsis paragraf terakhir itu, pasti kamu bingung kan? Gimana bisa  kita pacaran tapi harus terima paket lengkap berupa teman dekat pasangan kita yang berpotensi jadi saingan kita? Gimana bisa? Susah kan?

Disinilah bagusnya buku ini. Kalo kamu mau tau apa alasannya Benji untuk memaksa Surya menerima kehadirannya jika Surya tetap ingin dengan Cessa, kamu harus baca bukunya. Ehehehe.

Novel karya Orizuka yang ini bener-bener ngasih pelajaran berharga, kadang apa yang kita pikir tentang orang lain itu nggak selamanya sama dengan apa yang mereka alami. Setiap orang mebawa masa lalunya masing-masing. Semua orang memiliki alasan masing-masing atas apa yang membentuk pribadinya menjadi seperti sekarang. Dan mungkin mereka nggak menghendaki atas apa yang mereka rasakan dan miliki. Jadi harus pinter-pinternya kita aja untuk menempatkan penilaian kita. 

Dan Orizuka sukses bikin saya addicted sama karya-karyanya. Karena ceritanya sederhana, tapi sarat makna. Diambil dari kehidupan anak SMA yang mungkin bagi orang-orang dewasa ceritanya kurang menarik, tapi buat saya bener-bener ada yang bisa menjadi manfaat dan diterapkan di kehidupan kita sehari-hari.

Four thumbs up untuk Orizuka, saya tunggu yaa karya-karya selanjutnyaaa... Untuk pelajaran yang lebih rumit lagi, untuk konflik yang lebih menantang lagiii. Hehee.




Monday, April 2, 2012

Good Fight

Dia tak benar-benar mencintaimu, kau dan aku sama-sama tahu itu. Dibawakannya kau bunga, tetapi bukan kesukaanmu. Digenggamnya jemarimu, tetapi tidak cukup mesra. Dia mencium bibir indahmu, lalu cepat-cepat menyudahinya.

Puaskah kau dengan cinta seperti itu? Sampai kapan kau terus duduk disitu, menunggu dia berbalik menginginimu?

Berhentilah mengabaikanku. Tak bisakah kau memberiku kesempatan juga? Lirik aku sebentar saja. Dengarkan aku sebentar saja. Biar aku buat kau percaya, hanya aku yang bisa membuatmu bahagia. 

Hanya aku-bukan dia.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Let's review again guuyss... :)

Ini novel terbaru dari Christian Simamora.
Ceritanya tentang Jet dan Tere, rekan satu kantor di majalah lifestyle Mascara dan Manner. Jadi kalo Mascara khusus untuk wanita dewasa, sedangkan Manner untuk Pria nya. Jet sebagai fotografer dan Tere sebagai Fashion Editor untuk Mascara. Semua orang di kantor The Tiara, tempat Mascara dan Manner bernaung udah tau kalo Jet dan Tere itu musuh abadi, kayak anjing dan kucing, air dan minyak, atau apalah istilahnya karena mereka berdua nggak pernah akur. 

Sampai suatu ketika Jet berikeras mengantar Tere pulang satelah menghadiri suatu pesta. Dari situlah mereka membuka rahasia mereka yang ternyata masing-masing adalah orang ketiga dalam suatu hubungan, alias selingkuhan, alias simpenan. Akhirnya, setelah ngerasa capek jadi orang ketiga, mereka mulai menyadari ketertarikan satu sama lain. And then, jadian. Tapi, mereka nggak nanya status relationship masing2. Apakah masi jadi selingkuhan atau udah bener2 move on dari selingkuhannya. Dan disaat yang nggak diduga2, pacar Jet datang dan semuanya kacau... Tere ngerasa dikhianatin, diboongin, dan dikibulin (apasih? sama aja artinya ya? hehe). 

Stop sampe sini ya bocorannya.

:)

Novel Christian yang ini kayaknya menurut saya agak kurang efektif sama halaman bukunya. Ada beberapa bagian cerita yang menurut saya kurang penting untuk ditampilin. Kayak gimana hubungan Rian sebagai gay dan cowoknya Dani, yang juga temen sekantornya. Lalu munculnya lagi tokoh Sammy sebagai rebound nya Tere dimana porsinya itu sangat2 sedikit. Apa setiap orang putus cinta harus ada tokoh pelariannya?

Dan terkadang saya nemu kata2 yang salah ketik. Mungkin buat sebagian orang ini nggak terlalu mengganggu. Tapi buat saya, lumayan bikin nggak nyaman. Hehe. Sowwryy... Oia, berhubung ini novel dewasa, banyak bagian2 dangerous yang ngegambarin pergaulan bebas. Dan buat kamu yang punya hidup lurus2 aja, jangan kaget kalo penulis ngegambarin dengan detail bagaimana sesama jenis berinteraksi dengan orientasi yang udah menyimpang. 

Nah satu hal lagi, berhubung settingnya di kantor majalah lifestyle, kamu bakalan nemuin banyaaaak banget item baju yang branded- dan saya nggak ngerti bentuknya kayak apa. Hahaha, maklum... saya bukan fashionista yang hafal banget merk dan harga baju yang bakalan ngajak miskin. Tapi lumayan lah buat pengetahuan kita tentang fashion, lifestyle dan pernak-perniknya.

So, kalo saya kasih rate, dua bintang aja... Hehe.

Sunday, April 1, 2012

Beautiful Mistake, Biarkan Aku Jatuh Cinta


Mencintaimu bukanlah sesuatu yang kuharapkan terjadi.

Aku tak ingin harapan datang lagi, berkunjung di hati, diam beberapa waktu, lalu meninggalkanku dalam kesedihan berlipat-lipat.

Aku tahu ini pasti kesalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi.

Tapi kau hanya memelukku tanpa suara. Menggenggam tanganku erat seolah tak ingin melepasnya lagi. Dan sebelum aku berhasil menyangkal cintamu lagi, aku menyadari kau meninggalkan sesuatu di tanganku. Sesuatu yang kukenali sebagai... harapan.

Dan kali ini, aku ingin menggenggamnya, memilikinya sekalipun seandainya itu salah.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Let's review... :)

Novel ini ceritanya dari dua pengarang : Syefriana Khairil dan Prisca Primasari yang bikin dua cerita dengan setting tempat berbeda dan alur yang beda banget tapi dengan satu maksud dan tujuan yaitu tentang harapan dan mimpi. Lagi-lagi cerita dengan tema ini sukses bikin saya cukup nelangsa... Hehe.

Syefriana ngambil setting di Bali dengan tokoh Nadine dan Fajar. Bagaimana Nadine saat patah hati bertemu dengan Fajar yang ternyata adalah seorang duda karena istrinya meninggal beberapa tahun lalu. Fajar merasa bersama Nadine adalah suatu kesalahan karena mengkhianati almarhum istrinya. Dan ia mencoba membuang jauh-jauh harapannya. Tapi ia ingin bermimpi dan memiliki lagi harapannya yang terbawa bersama kepergian Mia. Fajar ingin hidup selayaknya manusia yang benar-benar hidup. Karena Fajar selalu terpaku dengan masa lalu, dan Nadine yang berusaha keras meyakinkan Fajar agar percaya padanya untuk bersama mewujudkan mimpi dan harapan mereka.

Sekian banyak baca novelnya Syefriana, tetep yang saya jagoin adalah Coming Home... Hehe. Di novel yang ini rasa-rasanya ceritanya kurang real. Selain itu juga, mungkin karena memang ceritanya pendek, makanya saya agak-agak bingung karena tau2 udah ada dibagian cerita yang lain. Rasanya kayak ada the missing part of the story.. Hehe. Sok tau ya? Maaf. :)

Tapi novel ini tetep khas gaya ceritanya Syefriana. Satu quote yang bagus dari novel ini adalah "Do what you wanna do. Choose your own happiness. Work hard for it. And you deserve it." Asli, ngena banget quotenya... Hhe.

Dan kalau Prisca, ngambil setting di Jepang... dengan tokoh utamanya Akai Fukue dan Yuki. Akai bermimpi menjadi pianis dan Yuki menjadi penulis. Namun mimpi keduanya ternyata harus dikubur karena Akai akhirnya memilih meneruskan bisnis kafe ayahnya karena Ayahnya mengidap kanker sedangkan Yuki karena tidak bisa bersosialisasi, yang tentu saja bertolak belakang dengan keharusan dari pihak penerbit agar ia mau melakukan banyak promosi. Dan itu artinya, dia harus berbicara di depan orang banyak. Yuki tidak bisa melakukannya. Kejadian traumatis di masa kecilnya membuatnya menjadi orang yang sulit bergaul dan memilih lebih baik diam. Sedangkan Akai, begitu gemas melihat Yuki yang sulit untuk bicara di depan orang banyak. Akai berusaha keras membantu Yuki. Saat Akai bertemu dengan Revel Sensei, guru piano Yuki yang juga merupakan gurunya di Rusia saat bersekolah disana, Akai menemukan bahwa dirinya begitu ingin kembali kedunianya yang dulu. Namun kenyataan bahwa ayahnya sakit dan ketakutan akan kehilangan ayahnya membuat Akai ragu.

Walaupun baru pertama baca karyanya Prisca, saya udah suka sama ceritanya yang ini. As we know, selalu ada unsur setting Rusia di cerita novel-novelnya. Yang judulnya Eclair belum saya beli, tapi akan menyusul segera!!! Hehee.


Overall, novel ini bagus... Ya ambil positifnya adalah kita harus bisa mengenyahkan masa lalu yang menjerat langkah kaki kita secara kita sadar atau nggak. Karena masa lalu seharusnya jadi pelajaran bukan dipelihara menjadi suatu hal yang bikin kita nggak bisa ngapa2in alias stuck di tempat. Tapi kita harus move on dan bisa mewujudkan apa yang jadi impian kita. Hehe.

Sunshine Becomes You

Ini kisah yang terjadi dibawah langit New York...
Tentang harapan yang muncul ditengah keputusasaan...
Tentang impian yang bertahan diantara keraguan...
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup...

Awalnya, Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu - Malaikat kegelapan yang membuatnya cacat. Kemudian, Mia Clark tertawa, dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapan.

Awalnya, mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan berharap bumi menelannya detik itu juga. 
Kemudian Alex Hirano tersenyum, dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai-sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.


Okhaaay, then ...
Let's review this novel guys... :)

Satu lagi novel karya Ilana Tan yang saya tunggu-tunggu banget. Hehe. Setuju kan? Karena karya-karya Ilana Tan selalu aja bisa bikin saya ngerasa amazing setelah baca ceritanya. Ceritanya manis tapi nggak selalu menjanjikan kita akhir cerita yang bahagia. 

Oke-oke, 
Ceritanya bermula dari Ray Hirano yang mengajak kakaknya, Alex Hirano ke studio tari tempatnya mengajar untuk memperlihatkan wanita yang dia suka - Mia Clark. Tapi, kunjungan itu rupanya awal dari malapetaka untuk Alex. Saat akan menaiki tangga, Alex merasa sesuatu menabraknya hingga jatuh terguling di tangga yang ternyata adalah Mia. Alex marah besar apalagi setelah dokter mengatakan kalau tangannya yang kemungkinan bisa cacat permanen. Dan itu artinya, dia harus membatalkan konser piano yang sudah dekat dan bahkan mengubur mimpinya untuk terus menjadi pianis.

Mia merasa bersalah dan memutuskan untuk bertanggung jawab membantu Alex sampai tangannya sembuh. Alex selalu bersikap sinis, tapi Mia menganggapnya sebagai konsekuensi atas kesalahannya. Sedangkan Ray selalu membujuk Alex untuk sedikit bersikap ramah terhadap Mia, tapi tak di dengarkan. 

Sama seperti Alex, Mia menyimpan mimpi besar yaitu sebagai penari yang terkenal. Namun impiannya terpaksa harus ia simpan karena suatu hal yang tak pernah ia duga sebelumnya. Alex dan Mia sama-sama terkejut saat mengetahui kalau masing-masing dari mereka ternyata lulusan Juilliard. Dari situlah mereka mulai mengagumi satu sama lain. Bahkan sikap Alex mulai bisa melunak kepada Mia. 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Yak, sampe situ aja ceritanya ya... Hehe.
Soalnya buat yang suka baca novel, wajib banget baca buku ini.
Konflik cerita ini dapet banget. Seperti biasa, pengarang jago banget ngaduk-ngaduk perasaan pembaca. Ditambah lagi saya nggak bisa nebak-nebak endingnya, kecuali udah mau akhir cerita. 

Terkadang, mimpi adalah semangat hidup kita yang mesti kita kubur dalam-dalam untuk mewujudkannya karena keadaan dan kenyataan yang nggak sesuai dengan keinginan kita. Entah datangnya dari dalam diri sendiri atau faktor eksternal yang nggak pernah kita sangka akan terjadi... Right? 

Saya suka banget karakter Mia disini... Penuh semangat juang walaupun dia tau, impian terbesarnya nggak mungkin bisa tercapai. Dia menjadi seseorang yang kuat, dan nggak pernah mau ngerepotin orang lain. Menerima segala konsekuensi dan bertanggung jawab menyelesaikan apa yang udah menjadi keputusannya. 

Dan yang saya suka selain itu adalah cara unik Mia ngasih kado ulang tahun Alex. Dia ngasih tiga lembar "voucher permintaan kepada Mia Clark", sepanjang Alex mengajukan permintaan yang masuk akal. Mungkin sederhana, tapi terlihat langka dan istimewa. Karena kebanyakan orang akan menghadiahi barang-barang yang mereka pikir adalah simbol kasih sayang dan kepedulian buat orang yang ulang tahun. Hehe... I love those simply way... 

Jadi, kalo disuruh ngasih rate, saya kasih LIMA BINTANG & EMPAT JEMPOL buat novel ini...

Hehe..

Baca yaaa, nggak bakal nyesel deh bacanyaa. :D

Saturday, February 25, 2012

Zona @ Tsunami

Udah pernah baca novel ini kan?
Hehe, iyaa saya baru baca. Telat banget yaa? Ckckck. 

Padahal novel ini terbit tahun 2005. Udah selang tujuh tahun saya baru nemu novel ini dan dapet cerita menarik di dalamnya.

Mutiara yang copywriter dan Zona yang art director bekerja di perusahaan periklanan yang sama di Jakarta. Keduanya saling naksir, tapi sama-sama sok jaim. Mutia selalu bete menghadapi Zona yang selengekan, sementara Zona sering gondok dengan sikap Mutia yang dianggapnya super jutek.

Menjelang akhir tahun 2004, LSM tempat Zona menjadi anggota gerakan pelesarian alam menugasinya menyelidiki suatu proyek yang sedang berlangsung di Taman Nasional Gunung Leuser, NAD. Zona pergi ke Banda Aceh, tapi sebelum ia melanjutkan perjalanan menuju Leuser, datang musibah mahahebat tsunami. Zona lennyap tanpa kabar, tanpa jejak.

Mutia menanggalkan ke-jaim-annya dan nekat berangkat ke Banda Aceh yang porak poranda. Ia bahkan mengais-ngais tumpukan jenazah demi menemukan Zona. Ketegaran Mutia menumbuhkan simpati Dr. Sakti, ahli bedah muda yang rela putus dengan pecarnya demi menjadi "relawan abadi" bagi para korban tsunami. Tepat di pusat bencana, Dr. Sakti berjuang membunuh rasa kasmarannya terhadap Mutia dan justru ikut membantu mencari Zona.

Apa yang sebenarnya telah menimpa Zona? Masih selamatkah dia? Ataukah Zona sudah tewas juga? Sampai kapan Mutia akan bertahan mencarinya?

Okhaaay, Let's review again...

Membaca novel ini bikin saya bener-bener tersadar kalo bencana tsunami kemarin adalah bencana yang mahadahsyat yang menghempaskan begitu banyak harapan. Membuat banyak keluarga kehilangan anggota keluarganya dan memberikan masa depan yang tidak berbentuk lagi kepada para korbannya. 

Tapi novel ini nggak melulu tentang kisah sedih, penulis juga mengemas cerita dengan humor-humor lucu yang cuek, seperti pertentangan hati Dr. Sakti saat berbicara sendiri, atau hanya dalam hati. Bener-bener lucu yang saya nggak pernah kepikiran sampe sana. Hehe.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku ini.
Salah satunya, kegigihan Mutia dalam mencari Zona. Mutia nggak hanya terpaku pada pencariannya untuk menemukan Zona, tapi siapa sangka kepergiannya ke Banda Aceh bisa membantu para korban bencana tsunami bahkan bisa membimbing para korban untuk bangkit dan memulai hidup baru, ditengah-tengah suasana hatinya yang kacau karena nggak lekas menemukan Zona.

Sedikit-sedikit saya bisa belajar mengerti tentang psikologi orang-orang yang merasakan kehilangan begitu dalam. Karena latar belakang Mutia yang lulusan psikologi membuatnya sedikit banyak bisa membantu mengobati luka hati para korban tsunami. Bener-bener menyentuh dan rasanya nggak terbayang bagaimana kalo saya yang ada di posisi Mutia. 

Di tengah pencariannya, Mutia menemukan fakta baru bahwa Zona sebenarnya memiliki kembaran bernama Ari yang begitu mirip hingga Mutia tidak bisa membedakannya dengan Zona. Selain Dr. Sakti, Ari juga lah yang memberikan support kepada Mutia untuk tetap melanjutkan hidupnya dengan semangat dan melupakan Zona. Tapi rasa cinta Mutia yang begitu besar membuatnya tetap pada pendiriannya untuk mencari Zona. Hingga suatu kenyataan muncul, dan kita nggak bisa menebak endingnya. Hehe.

Highly recommended untuk yang suka baca novel... :)

Sunday, January 8, 2012

Menemukanmu, Dalam Sebuah Kisah Cinta

Bertemu denganmu membuatku berpikir,
"Ya, kamulah orang yang aku tunggu untuk bersisian denganku dalam perjalanan ini."

Kisah perjalanan kita akan berwarna, dan bahkan mungkin kita akan mampu sampai ke ujung pelangi itu. Aku dan kamu, kita diciptakan untuk bersama. Begitulah yang dijanjikan sebuah kisah cinta, bukan?

Kamu tahu, aku jatuh cinta kepadamu. Namun, mengapa mengingatmu juga terasa menyakitkan, mengapa mengingat kisah cinta kita membuatku harus menengadah agar air mata tak jatuh berderai bagai gerimis diluar jendelaku?

Kita hanya jatuh cinta, tak ada yang salah, bukan?
Ataukah cerita kita ini bukan sebuah kisah cinta?
Terkadang, aku tak tahu mana yang harus aku percaya.

Menemukanmu, dalam sebuah kisah cinta - akan selalu membuat kita bahagia. 
Ya, kita hanya perlu percaya.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Okaaay, let's review agaaain.

Novel ini ceritanya tentang persahabatan yang berubah derajat jadi cinta. Hehe. Klise? Tapi banyak kan yang mengalaminya?

Tentang Persahabatan Karina, Yuda dan Astrid...
Mereka bertiga bersahabat amat dekat. Sering hangout bareng, berbagi apa saja cerita yang mereka alami setiap harinya, berbagi kebahagiaan, bahkan berbagi kesedihan. Yaa, layaknya kita bersahabat. Kamu ngerti doong? :)

Suatu ketika Karina bertemu dengan Arya dalam penerbangan dari Jakarta ke Bali. Mereka berkenalan dan terlibat banyak pembicaraan ringan seputar kehidupan mereka. Pada awalnya Karina tidak menganggap Arya sebagai seseorang yang akan menjadi spesial. Namun, setelah beberapa pertemuan berikutnya Karina mulai menyukai Arya. Hingga akhirnya mereka menjalin hubungan dengan status "pacaran". Yuda yang mendengar hal itu kaget setengah mati tapi tetap berusaha mendukung Karina walaupun dengan rambu-rambu peringatan agar Karina tetap berhati-hati terhadap Arya. Karena Yuda, nggak mau liat Karina sakit hati.

Suatu hari Yuda bertemu Arya yang mengantarkan Paramitha ke dokter kandungan. Paramitha juga ternyata adalah teman mereka waktu SMA. Mitha bilang kalau mereka akan menikah dalam waktu dekat ini. Yuda memberitahu Karina tentang hal itu. Karina pun merasa hancur karena ia begitu mencintai Arya. Astrid dan Yuda tak henti-hentinya menghibur Karina. Singkat cerita, Arya dan Mitha akhirnya menikah. Tapi suatu waktu Karina kembali dipertemukan dengan Arya yang memintanya kembali dan berjanji akan menceraikan Mitha. Tapi Karina menolak.

Setelah Astrid menikah, hanya tinggal Karina dan Yuda yang tersisa untuk sering2 menghabiskan waktu bersama ditambah lagi dengan patah hati Karina. Astrid meyakinkan Karina kalau ternyata Yuda jatuh cinta pada Karina. Hingga akhirnya Karina mempercayai hal itu dan menerima perasaan Yuda, Karina merasa kalau ia begitu beruntung mendapatkan Yuda sebagai pendampingnya kelak.

Tapi, takdir berkata lain...


Hmm.. pertama saya baca sinopsisnya di belakang buku, saya merasa kalo ceritanya pasti bagus. Dan sepertinya akan berakhir dengan nggak bahagia. Akhirnya, jadilah saya beli buku ini.
Sampe rumah, saya baca buku ini. Awalnya cerita ini menarik. Tapi kalimatnya aja yang kurang menarik dan terkesan nggak diedit. Karena juga masih banyak yang salah ketik. Banyak atau nggak, tapi hal itu menurut saya cukup ganggu. 

Dan pas baca sampe tengah, mungkin ceritanya agak ngebosenin. Karena udah banyak kan novel yang cerita tentang tiga sahabat yang pada akhirnya dua orang diantaranya jadian. Nah, kalo yang bikin menarik atau nggaknya kan tinggal gimana kalimat-kalimat yang jadi ceritanya dirangkai. Dan menurut saya, kalimatnya ini kurang bisa ngaduk-ngaduk emosi. Hehe. Sorry.

Tapi, overall bagus lah ceritanya.
Karena kita nggak bakal nyangka endingnya. Saya aja ngerasa surprise banget sama endingnya. Beberapa alur bikin saya berpikiran kalo endingnya bakalan happy, tapi ternyata saya tertipu. Hehe. Two thumbs up deh buat endingnya. :)

Dan satu hal lagi, pelajaran yang saya ambil dari cerita ini, terkadang melepaskan seseorang yang kita sayang nggak cukup hanya dengan keikhlasan tapi juga dengan pikiran positif yang bisa membuat kita merasa beruntung pernah dikasih kesempatan untuk mengenal mereka.