Title : The Devil In Black Jeans
Author : AliaZalea
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Pages : 345
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Pages : 345
Rate : 4/5
Dara betul-betul mencintai pekerjaannya sebagai personal assistant para artis, samapi dia bekerja untuk Blu, penyanyi opera Indonesia berumur lima belas tahun. Masalahnya bukan pada Blu, tapi kakaknya, yaitu Johan Brawijaya, drummer paling ganteng se-Indonesia yang superprotektif kepada adiknya dan membuat Dara ingin mencekiknya setiap kali bertemu.
Sebagai drummer kawakan Indonesia dengan wajah di atas rata-rata dan masih single, Jo mencintai kebebasannya untuk melakukan apa saja yang dia mau. Kebebasan ini punah dengan kedatangan adiknya di rumahnya. Seakan itu belum cukup parah, kini seorang PA artis yang sok tahu, super menyebalkan, berbentuk Dara, muncul dan mulai mengatur kehidupannya.
Satu-satunya hal yang membuat mereka berdua bisa saling bertoleransi adalah karena Blu. Atau itulah yang mereka pikir hingga ciuman itu terjadi. Satu ciuman yang membuat keduanya berpikir dua kali tentang perasaan mereka satu sama lain.
"Dan untuk Johan Brawijaya, anak laki-laki saya satu-satunya..." Dia melihat Oom Cakra menarik napas sebelum melanjutkan, "Papa tinggalkan hal paling berharga milik Papa, yaitu adik kamu, Blu, dibawah penjagaan kamu. Kembali ke Jakarta, tempati rumah yang di Kebayoran Baru dan bertanggung jawab sebagai Kakak. Pastikan Blu mendapatkan segala sesuatu yang dia inginkan. Jangan kecewakan Papa."
Itulah awalnya Jo Brawijaya memulai hidupnya kembali di Indonesia setelah sekian lama menetap di Jerman. Ayah Jo adalah drummer terkenal di Indonesia. Beliau bukan hanya terkenal karena bakatnya tetapi juga karena kelakuan minusnya yaitu narkoba dan playboy. Dilahirkan dalam keluarga yang memiliki darah seni, Jo, mewarisi bakat Ayahnya menjadi drummer. Dan adiknya, Blu, adalah penyanyi opera yang sekarang tengah naik daun. Kegiatan Blu yang segudang dan aktifitasnya sebagai drummer papan atas membuat Jo kewalahan menghandle semuanya. Selain itu, ketidak-mengertian Jo akan dunia ABG yang sedang dialami adik perempuannya, akhirnya muncullah ide untuk mencarikan Blu Personal Assistant untuk membantunya mengurusi keperluan Blu. Dari mulai urusan sekolah hingga konser.





